Mobil merupakan salah satu kendaraan darat yang memiliki beragam manfaat. Selain memberikan kenyamanan saat bepergian, mobil juga melindungi penggunanya dari kondisi cuaca, baik terik matahari maupun hujan. Sebenarnya ada beberapa tips merawat mobil saat musim hujan yang bisa dilakukan.
Hujan deras yang sering terjadi belakangan ini membuat banyak orang semakin waspada terhadap perubahan cuaca, termasuk para pengendara mobil. Mengemudi saat hujan memerlukan kewaspadaan ekstra, karena air hujan dapat berdampak buruk pada kendaraan.
Oleh karena itu, perawatan mobil di musim hujan harus dilakukan dengan lebih teliti. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat mobil, terutama saat musim hujan. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:
1. Periksa Mesin Secara Berkala
Air hujan dapat dengan mudah meresap ke dalam mesin mobil melalui berbagai celah, terutama saat kendaraan digunakan dalam kondisi hujan deras atau melewati genangan air. Oleh karena itu, penting untuk rutin memeriksa komponen mesin guna memastikan tidak ada bagian yang mengalami gangguan akibat masuknya air.
Jika air mencapai area vital seperti sistem pembakaran atau kelistrikan, hal ini dapat menyebabkan mesin mati mendadak, korsleting, atau bahkan kerusakan permanen. Jika dibiarkan, kondisi ini tidak hanya mempercepat kerusakan mobil tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat berkendara di jalan yang ramai atau licin.
2. Parkirkan Mobil di Tempat yang Kering
Saat musim hujan, sebaiknya hindari memarkirkan mobil di area yang lembap dan minim sirkulasi udara. Lingkungan seperti ini dapat meningkatkan kemungkinan timbulnya karat serta pertumbuhan jamur. Jamur biasanya muncul pada kaca, dashboard, jok, karpet, hingga plafon mobil.
Untuk mencegah hal tersebut, pastikan mobil segera dibersihkan dan dikeringkan setelah terkena air hujan. Selain itu, pilihlah tempat parkir yang kering dan memiliki ventilasi udara yang baik agar mobil tetap dalam kondisi optimal.
3. Sediakan Karpet Tambahan
Air hujan tidak hanya berpotensi merusak bagian luar mobil, tetapi juga bagian dalamnya. Ketika seseorang masuk ke dalam mobil dalam keadaan basah setelah terkena hujan, lantai mobil bisa ikut menjadi basah, kotor, dan lembap. Kondisi lembap ini dapat memicu pertumbuhan jamur.
Untuk mencegah hal tersebut, disarankan untuk menggunakan karpet tambahan sebagai pelapis lantai mobil. Karpet ini akan membantu mengurangi kelembapan serta mencegah munculnya bau tidak sedap dan pertumbuhan jamur.
4. Segera Keringkan Bagian Basah
Jika mobil terkena hujan, segera keringkan setelah menepi agar air hujan tidak merusak permukaan kendaraan. Langkah ini penting untuk menjaga cat dan lapisan mobil tetap terlindungi dari karat. Air hujan diketahui dapat berdampak buruk pada kedua bagian tersebut.
Selain itu, air hujan juga berpotensi menyebabkan tumbuhnya jamur pada kaca mobil. Pastikan untuk mengecek area kolong mobil yang mungkin terkena genangan air. Untuk perlindungan lebih optimal, mencuci mobil dengan sampo khusus dan membilasnya hingga bersih bisa menjadi pilihan yang tepat.
5. Cek Kondisi Wiper Mobil
Wiper mobil memiliki peran utama dalam menjaga kebersihan kaca, terutama saat berkendara di tengah hujan atau kabut. Untuk memastikan kinerjanya tetap optimal selama musim hujan, diperlukan perawatan yang rutin. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain membersihkan wiper secara berkala dan mengisi ulang cairan wiper sesuai kebutuhan.
Itulah beberapa tips merawat mobil saat musim hujan yang bisa dilakukan. Tentunya dengan menerapkan beberapa tips tersebut, mobil yang kita miliki akan jauh lebih awet meskipun terkena air hujan.