6 Tips Memilih Oli Motor Matic yang Harus Diperhatikan

penulis editor

Memilih oli motor matic yang berkualitas sangat penting untuk menjaga kinerja mesin agar tetap optimal dan memperpanjang usia kendaraan. Ada beberapa tips memilih oli motor matic yang bisa dilakukan.

Oli yang sesuai berfungsi untuk melindungi bagian-bagian mesin dari gesekan yang berlebihan. Selain itu juga menjaga suhu mesin agar tetap stabil, serta meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar.

Penggunaan oli yang tepat tidak hanya mendukung performa kendaraan, tetapi juga mencegah kerusakan yang bisa menyebabkan biaya perawatan yang lebih tinggi. Berikut ini beberapa tips dalam memilih oli motor matic yang baik:

1. Perhatikan Tingkat Kekentalan Oli (SAE)

Tingkat kekentalan oli diindikasikan oleh kode SAE (Society of Automotive Engineers). Sebagai contoh, pada kode SAE 10W-30, angka sebelum ‘W’ mengacu pada performa oli di suhu rendah, sedangkan angka setelahnya menunjukkan kinerja oli di suhu tinggi. Oli dengan angka yang lebih kecil akan memiliki kekentalan yang lebih rendah.

Tingkat kekentalan oli yang diindikasikan oleh kode SAE sangat penting karena dapat memengaruhi kinerja mesin kendaraan Anda. Oli dengan kode SAE yang lebih rendah, seperti 5W-20 atau 10W-30, memiliki kekentalan yang lebih rendah, yang berarti oli tersebut lebih cair dan lebih mudah mengalir pada suhu dingin, memberikan perlindungan lebih baik saat mesin mulai bekerja.

Sebaliknya, oli dengan kode SAE yang lebih tinggi, seperti 20W-50, lebih kental dan lebih cocok untuk suhu tinggi karena dapat menjaga kekentalannya dan mencegah oli menjadi terlalu tipis saat mesin beroperasi pada suhu tinggi.

2. Pahami Standar JASO

JASO (Japanese Automotive Standards Organization) membagi oli menjadi dua kategori, yaitu JASO MA yang diperuntukkan bagi motor manual dan JASO MB untuk motor matic. Pilihlah oli yang memiliki standar JASO yang tepat sesuai dengan jenis motor Anda guna memastikan kinerja kopling yang maksimal.

Sementara itu, oli dengan standar JASO MB lebih cocok untuk motor matic, yang umumnya tidak memerlukan pelumasan pada sistem kopling secara langsung. Oli jenis ini dirancang untuk memberikan pelumasan yang lebih licin, karena motor matic tidak menggunakan kopling manual. Oli JASO MB lebih difokuskan untuk menjaga kinerja mesin dan transmisi motor matic yang umumnya memiliki sistem otomatis.

3. Periksa Kode API

API (American Petroleum Institute) memberikan kode untuk mengidentifikasi kualitas oli, seperti API SL, SM, atau SN. Kualitas oli meningkat seiring dengan bertambahnya urutan huruf terakhir. Disarankan untuk memilih oli yang memiliki kode API sesuai dengan rekomendasi dari pabrikan kendaraan.

4. Pilih Jenis Oli yang Sesuai

Terdapat tiga jenis oli motor, yaitu mineral, semi-sintetik, dan full-sintetik. Oli mineral lebih cocok digunakan pada motor dengan teknologi lama, sementara oli semi-sintetik memberikan kinerja yang lebih baik untuk penggunaan sehari-hari. Di sisi lain, oli full-sintetik dirancang untuk memberikan performa tinggi dan perlindungan optimal.

5. Waspadai Oli Palsu

Pastikan membeli oli dari penjual yang terpercaya untuk menghindari produk yang tidak asli. Beberapa tanda oli palsu antara lain harga yang sangat rendah, warna pelumas yang lebih gelap, dan bau yang tidak sedap. Penggunaan oli palsu dapat menyebabkan kerusakan pada mesin sepeda motor.

6. Baca Buku Manual Kendaraan

Langkah awal yang paling mudah dilakukan adalah dengan mengacu pada buku panduan kendaraan. Buku ini biasanya menyarankan spesifikasi oli yang tepat untuk mesin motor, termasuk viskositas (SAE) dan standar kualitas lainnya.

Itulah beberapa tips memilih oli motor matic yang bisa dilakukan. Tentunya dengan menerapkan beberapa tips ini kita bisa mendapatkan oli motor yang sesuai dengan kebutuhan.

Bagikan:

Leave a Comment